Monday, October 31, 2016

Mengenal Prestasi Diri Untuk Berprestasi Sesuai Kemampuan |PPKN Bab 4. Kls XII

Mengenal Prestasi Diri Untuk Berprestasi Sesuai Kemampuan |PPKN Bab 4. Kls XII

Mengenal Prestasi Diri Untuk Berprestasi Sesuai Kemampuan ( Hubungan antara potensi diri dengan prestasi diri ) 
  Ilmu Pengetahuan
A. Pengertian Prestasi Diri
Prestasi diri adalah hasil usaha yang dicapai dari segala usaha yang telah dikerjakan dan merupakan puncak dari pengembangan potensi diri baik karena hasil belajar, bekerja/berlatih keterampilan dalam bidang tertentu. Berprestasi dapat dilakukan di berbagai aspek kehidupan, antara lain
Aspek politik
Misalnya seseorang mampu mengelola sebuah partai kecil menjadi partai besar pemenang pemilu.
Aspek ekonomi
Misalnya seseorang mampu menjalankan usahanya. Keberhasilan itu dapat diperoleh berkat pengerahan daya dan kekuatan dalam usahanya.
Aspek sosial budaya
Misalnya sebuah grup musik menjadi sangat terkenal tidak hanya di tingkat nasional, namun sampai tingkat internasional berkat ketekunannya.
Aspek pendidikan
Misalnya seorang siswa lulus dengan nilai yang memuaskan berkat ketekunan dan belajar yang keras.

B. Pentingnya Prestasi Diri Bagi Keunggulan Bangsa
Kita harus mampu mempertahankan hidup dalam kehidupan. Kita harus menjadikan hidup lebih bermakna. Untuk itu, setiap manusia pasti memiliki berbagai macam kebutuhan. Menurut Maslow, seorang ahli ilmu jiwa, manusia memiliki 5 kebutuhan diantaranya :

    Kebutuhan dasar atau kebutuhan fisik yang menyangkut pemenuhan keperluan jasmani, seperti makan, minum, pakaian, perumahan, dan sebagainya.
    Kebutuhan rasa aman.
    Kebutuhan akan cinta kasih dan perhatian.
    Kebutuhan akan harga diri.

    Kebutuhan akan aktualisasi diri.

Untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan, manusia harus mengusahakan dengan daya kekuatan yang dinilikinya. Setiap manusia harus berprestasi agar tercapai hal berikut:

    Dapat memenuhi kebutuhanya sehingga dapat mampu mempertahankan hidup dan kehidupanya.
    Sebagai bentuk aktualisasi diri, setiap manusia perlu pengakuan atas keberadaanya (eksistensinya). Pengakuan tersebut diberikan oleh masyarakat, lembaga ataupun negara. Semakin tinggi prestasi seseorang, pengakuan masyarakat semakin tinggi pula.
    Memberi makna atau manfaat pada orang lain, bangsa dan negara. Manusia sebagai makhluk sosial dalam kehidupanya, selalu bersama orang lain dan saling membutuhkan.
    Memberi kepuasan batin kepada diri sendiri dan motivasi untuk lebih berprestasi. Manusia melakukan sesuatu untuk mengharapkan sesuatu hasil yang memuaskan.

Prestasi diri memiliki peran yang sangat penting bagi keunggulan bangsa. Peran prestasi diri sebagai berikut:

    Meningkatkan taraf hidup bangsa dan negara.
    Memperkokoh stabilitas nasional, persatuan dan kesatuan.
    Mengharumkan nama baik bangsa dan negara dimata internasional.
    Menjaga kedaulatan bangsa dan negara.

C. Pengertian potensi
Kamu dapat menjadi sukses ketika mampu mengubah potensi dalam dirimu menjadi kompetensi yang diharapkan. Potensi dapat diartikan sebagai kemampuan, kekuatan baik yang belum terwujud maupun yang sudah terwujud yang dimiliki seseorang, tetapi belum sepenuhnya. Terlihat atau dipergunakan scara maksimal.
Pengertian tersebut dapat dipahami bahwa potensi merupakan suatu kekuatan (daya) yang dimiliki oleh manusia. Tetapi belum dipergunakan dengan optimal sehingga kewajibanya adalah bagaimana mendayagunakan potensi yang ada dalam dirimu menjadi kompetensi untuk meraih prestasi seperti yang kamu inginkan.
Menyadari ketergantungan pengembangan potensi inilah, manusia dituntut untuk kreatif dan berprestasi menciptakan sarana dan prasarana guna mendukung keoptimalan pengembangan potensi masyarakat dan warga negaranya.


D. Jenis-jenis potensi
Menurut sifatnya, potensi dikelompokkan menjadi potensi jasmaniah dan rohaniah.

    Potensi jasmaniah, berupa daya atau kekuatan fisik seseorang yang dapat dikembangkan guna meraih prestasi hidup.
    Potensi rohaniah, merupakan potensi manusia yang bersifat kejiwaan, seperti potensi intelektual, estetika, dan etika.

Atas dasar sumbernya, merupakan potensi manusia dibedakan menjadi tiga macam, sebagai berikut:

1.     Potensi yang bersumber daya cipta, adalah potensi intelektual atau intelektual quotient (IQ). IQ merupakan ukuran kecerdasan seseorang.
2.    Potensi yang bersumber dari rasa. Potensi yang bersumber dari rasa ada dua macam yaitu potensi emosional dan potensi spiritual.
-      Potensi emosional atau emotional quotient (EQ). EQ merupakan kemampuan yang bersumber pada perasaan manusia.
-      Potensi spiritual atau spiritual quotient (SQ). SQ merupakan kemampuan seseorang menghayati nilai-nilai kaidah dan pranata.

    Potensi ketahanmalangan atau adversity quotient (AQ). AQ yaitu potensi manusia untuk menghadapi berbagai hambatan dan tantangan hidup. Misalnya: sikap tabah, tangguh, memiliki daya juang, dan kreativitas.
    Potensi vokasional. Potensi yang bersumber pada karsa. Potensi yang bersumber pada karsa ada dua macam yaitu potensi ketahan malangan dan potensi dan potensi vokasional.

Potensi vokasional yaitu potensi manusia yang cenderung pada bidang-bidang keterampilan atau kejuruan. Misalnya tekhnik, bidang olah raga, kesenian dan tekhnik.

E. Mengenal Potensi Diri untuk Berprestasi Sesuai Kemampuan
Ada berbagai upaya yang dapat saya lakukan dalam meraih prestasi menjadi penjahit, yaitu sebagai berikut :

    Tekun, terbiasa dengan tindakan yang bermanfaat, menghindari perbuatan sia-sia, baik dalam belajar, rajin dalam bekerja, dan bersungguh-sungguh dalam mengerjakan sesuatu.
    Berdisiplin, selalu mengahargai waktu, selalu melakukan latihan menjahit, biasa bekerja secara tuntas dan bertanggung jawab, biasa memenuhi tata tertib, dan selalu menghindari sikap malas-malasan latihan menjahit, dan tidak suka menunda tugas atau pekerjaan.
    Bekerja keras, berdisiplin dan bertanggung jawab bekerja secara terencana dan tuntas, selalu belajar dan menngait pengetahuan untuk masa depan, selalu menghindari sikap mengabaikan peraturan.
    Rajin, selalu bertindak secara terus-menerus atas dorongan diri sendiri, berusaha untuk mencapai tujuan, dan selalu menghindari sikap malas belajar menjahit.
    Percaya diri, berperilaku atas dasar keselarasan dengan keseimbangan antar kemampuan menjahit dan dengan latihan menjahit yang akan menumbuhkan keyakinan pada diri sendiri, tidak mudah terpengaruh oleh ucapan ataupun perbuatan orang lain. Tidak rendah diri dan tidak tergantung pada orang lain.
    Tanggung jawab dan ulet, selalu bersikap dan bertindak lurus, selalu menghindari sikap dan tindakan plin-plan, selalu berupaya mencari alternatif yang terbaik dalam belajar atau bekerja. Menyelesaikan tugas, mengembang kan potensi menjahit maupun aktivitas lain, selalu menghindari sikap dan tindakan menggampangkan segala urusan.
    Mandiri, selalu bersikap dan berperilaku yang lebih mengandalkan inisiatif, kemampuan dan tanggung jawab pada diri sendiri secara konsekuen dan menghindari dari sikap ketergantungan pada orang lain.
    Kreatif, selalu mengisi waktu luang dengan kegiatan menjahit, dapat menciptakan kreasi baru dan menularkannya kepada orang lain, dan tidak membiasakan diri untuk ber[perilaku konsumtif dalam segala hal.
F. Cara Menggali Potensi Diri
Bagaiamana cara kamu mengenali potensi diri? Saya mengenali potensi diri dengan cara mempraktekkan apa yang saya pelajari. Mengetahui potensi diri atau bakat tidak semudah saya mengenali nama teman-teman sepermainan saya. Akan tetapi, diperlukan adanya usaha dalam menemukan atau menggali potensi diri.
Saya dapat mengelompokkan berbagai cara dalam mengenali potensi diri saya, baik secara intern maupun ekstern.

    Faktor intern atau faktor yang berasal dari diri kita sendiri.

Cara mengenali potensi diri dilihat dari faktor intern dapat dicapai dengan hal-hal sebagai berikut :

    Memiliki informasi yang lengkap tentang diri kita sendiri.
    Memahami kemampuan atau kelebihan-kelebihan yang kita miliki,

Selanjutnya setelah mengetahui utuh siapa diri kita dan mempercayai apa yang diberikan Tuhan berupa bakat pada diri kita, kewajiban kita adalah mengasah potensi yang kita miliki. Potensi diri tersebut dapat menjadi kompetensi yang dapat kita banggakan.

    Faktor ekstern atau faktor yang berasal dari luar diri kita sendiri

Cara mengenali potensi diri dilihat dari faktor ekstern dapat dicapai dengan hal-hal sebagai berikut :

    Kita perlu menguji coba kemampuan diri kita dengan mengikuti perlombaan-perlombaan yang ada di sekitar kita,

    Menguji atau mengukur kemampuan dan bakat kita kepada para ahli yang berkompeten dalam bidangnya.

G. Bersikap Positif terhadap Setiap Peluang untuk Berprestasi

    Memiliki motivasi dalam mencapai tujuan hidup

Hal-hal yang dapat mempengaruhi motif disebut motivasi. Jadi, motivasi merupakan keadaan dalam diri seseorang yang mendorong perilaku kearah tujuan. Dengan demikian, motivasi mempunyai 3 aspek yaitu sebagai berikut :

    Keadaan terdorong dalam diri seseorang, yaitu kesiapan bergerak karena kebutuhan-kebutuhan, keadaan lingkungan dan keadaan mental.

    Perilaku yang timbul dan terarah karena keadaan.

    Tujuan yang ingin didapat (dituju) oleh pelaku

Orang yang memiliki motivasi diri yang baik adalah orang yang memiliki cita-cita dinamis, serta tekun mencurahkan diri dan kemampuannya untuk menjadi cita-cita tersebut.

    Memiliki kreativitas

Kreativitas adalah kemampuan mental dan berbagai jenis keterampilan manusia yang dapat melahirkan pengungkapan yang unik. Orisinil, berbeda sama sekali baru, efisien, tepat sasaran dan tepat guna.

    Memiliki optimisme yang realistis

Optimisme yang baik adalah optimisme yang relaistis, yaitu optimisme yang masih dalam jangkauan dan dimungkinkan untuk dapat dicapai.

    Memiliki kualitas mental dan etos kerja

Seseorang yang memiliki kualitas mental dan etos kerja yang baik, tidak akan tergantung dan terpengaruh orang lain sehingga prestasinya akan membawa kedaiaman dalam hidupnya.

    Memiliki rasa percaya diri

Untuk membangun rasa percaya diri, kita harus menghilangkan rasa cemas, takut, dan sikap ragu-ragu pada diri kita.

H. Menunjukkan kesiapan untuk berkompetisi secara sehat
Beberapa sikap yang menunjukkan kesiapan untuk berkompetisi dengan orang lain secara sehat, yaitu sebagai berikut :

    Fisik dan mental yang sehat dan kuat

Orang yang secara fisik sehat dan kuat adalah seseorang yang selalu menghargai kesehatan.

    Memiliki cita-cita yang dinamis

Artinya adalah seseorang yang berpikir jauh ke depan. Cita-cita dan tujuan yang dinamis merupakan dua hal yang berbeda. Memiliki kecerdasan

    Percaya diri dan berdikari

Percaya diri merupakan sikap yang penuh keyakinan pada dirinya, mantap dalam melaksanakan aktivitasnya sehari-hari, tidak mudah terpengaruh ucapan, tindakan atau perbuatan orang lain.

    Bertanggung jawab dan berani mengambil resiko

Bertanggung jawab dalam arti mampu menyelesaikan tugas atau pekerjaan tepat pada waktunya, menghindarkan diri dari sikap ingkar janji dan dapat melaksanakan tugas sampai selesai.

    Ulet dan tekun

Ulet dalam arti tidak mudah menyerah (putus asa) walaupun dalam keadaan yang paling sulit.

I. Cara-cara untuk Mencapai Keberhasilan
Menurut Paul J. Meyer dari California, ada enam cara untuk mencapai keberhasilan :

    Menentukan tujuan yang ingin dicapai dengan jelas.
    Menyusun rencana untuk mencapai tujuan dan menentukan tenggang waktu yang diperlukan untuk mencapainya.
    Motivasi yang kuat untuk mencapai tujuan.
    Mengembangkan keyakinan pada diri atas apa yang diperbuat.
    Mengembangkan kemampuan untuk selalu setia pada rencana meskipun terdapat tantangan atau hambatan.
    Berpegang teguh pada prinsip “tidak pernah ada kesempatan yang datang dengan sendirinya kepada orang yang diam menanti di tempat”.
Jangan cepat puas atas hasil yang kalian peroleh sekarang karena masih banyak yang belum terungkap sesuai dengan potensimu. Tunjukkan prestasi yang menggambarkan kemampuan potensimu yang sebenarnya.
      Salah satu aturan main dalam permainan hidup (the game of life) adalah di berlakukannya hukum kompetensi/persaingan. Kenyataannya menunjukkan bahwa semua orang memiliki keinginginan umum yang sama : ingin kaya, ingin dihormati atau ingin berprestasi di bidang tertentu. Akan tetapi tidak semuanya dapat mencapai apa yang diinginkannya. Mengapa demikian?
            Hal ini karena masing-masing individu memiliki potensi diri yang berbeda dengan yang lainnya. Manusia adalah ciptaan yang paling sempurna, kesempurnaan tersebut dapat dilihat dari kelengkapan sisi-sisi manusia itu sendiri, yaitu ada kebaikan dan ada pula keburukan. Ada kekuatan tetapi juga ada kelemahan.
            Manusia sebagai makhluk berpotensi yang selalu bertumbuh menuju aktualisasi dirinya, harus mampu mengenali kedua sisi tersebut dengan baik. Namun tidak semua manusia berkehendak dan mau bekerja keras untuk mendayagunakan potensinya. Kekuatan yang berupa potensi-potensi diri diri yang istimewa menjadi sulit berkembang, karena kelemahan-kelemahanyang tidak bisa di kendalikan atau dikelola dengan baik.
            Pengertian potensi diri adalah kemampuan yang dimiliki setiap pribadi (individu) yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan dalam berprestasi (kemampuan yang terpendam pada diri setiap orang). Potensi diri ada yang positif ada juga yang negatif.
            Potensi diri yang positif seperti :
1.     Memiliki idealisme
2.     Dinamis dan kreatif
      Sifat dinamis dan kreatif dalam arti selalu berkembang mengikuti perkembangan zaman tanpa berheni untuk berkreasi dalam mencapai tujuan tanpa mengabaikan norma-norma yang ada dalam kehidupan sehari-hari.
3.     Keberanian mengambil resiko
     Setiap tindakan yang dilakukan bukan tanpa resiko, karena jika ada sebab pasti akan ada akibat. Untuk itu, sebelum bertindak harus selalu mempertimbangakan masak-masak resiko yang akan timbul dan bersaha menghadapi serta mengatasinya dengan baik.
4.     Optimis dan kegairahan semangat
     Manusia yang hidup di era globalisasi sekarang ini tidak boleh pesimis, maka sebagai bagian dari dunia seseorang harus optimis dan memiliki kegairahan semangat supaya tidak putus asa dan lemah sebelum bertanding. Tetapi perlu diingat bahwa Tuhan sendiri tidak akan mengubah kondisi suatu bangsa jika bangsa tersebut tidak mau berubah.
5.     Kemandirian dan disiplin murni
6.      Fisik yang kuat dan sehat
7.     Sikap ksatria
     Sikap ksatria yaitu sikap yang sportif, adalah berani mengakui kesalahan dan kekalahan jika mengalaminya, serta bersedia meminta maaf untuk tidak mengulangi lagi perbuatan yang salah/buruk.
8.     Terampil dalam menerapkan IPTEK
     Hal ini bertujuan agar menjadi generasi muda yang tidak gagap teknologi, dan mampu bersaing dengan bangsa lain di dunia.
9.     Kompetitif
     Kompetitif adalah orang lain dijadikan sebagai mitra dalam mencapai suatu prestasi.
Jika harus bersaing seharusnya dimulai dengan langkah sebagai berikut :
a.     Berani memulai
b.     Fokus pada keunggulan
c.      Transformasi energi konkurensi
   Maksudnya seseorang jika hendak bersaing harus mempersiapkan ketiga hal diatas yaitu berani memulai tidak menunda, kemudian memfokuskan pada keunggulan yang dimiliki serta yang tidak kalah pentingnya adalah mengubah energi persaingan yang bersifat negatif menjadi sesuatu yang positif, supaya terjadi persaingan yang sehat dan mencapai hasil yang optimal.
10.                         Daya pikir yang kuat
     Seseorang yang memiliki daya pikir yang kuat dan di dukung motivasi yang kuat pula dalam dirinya, maka dia akan mampu berprestasi dengan baik. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Descartes “Aku berfikir maka aku ada”.
11.                         Memiliki bakat
     Seseorang yang memiliki bakat yaitu potensi yang dimilikinya sungguh beruntung karena akan mudah dalam mewujudkan prestasi dirinya.
     Dalam upaya mengembangkanpotensi diri ada 4 tahapan yang perlu diperhatikan, antara lain :
a.     Mengenali diri sendiri
b.     Memposisikan diri
c.      Mendobrak diri
d.     Aktualisasi diri
      Selain potensi diri yang positif setiap manusia juga memiliki potensi diri yang negatif, seperti :
1.     Mudah diadu domba
2.     Kurang berhati-hati
3.     Emosional
4.     Kurang percaya diri
5.     Kurang mempunyai motivasi
Orang yang punya potensi disebut juga dengan manusia unggul terlebih dia dapat mewujudkan potensinya dengan baik, akan tetapi jangan sampai menjadi sombong. Ciri-ciri manusia unggul adalah :
1.     Memiliki keimanan yang utuh.
2.     Melaksanakan amal ibadah.
3.     Memiliki akhlak mulia, yang terdiri dari amanah, ikhlas, tekun, berdisiplin, bersyukur, sabar, dan adil.
Ketiga hal ini akan semakin lengkap jika didukung oleh hal-hal positif yang dimiliki oleh seseorang. Prestasi diri seseorang akan semakin bermakna jika dilandasi oleh keimanan yag kuat terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Mereka berprestasi bukan semata kepentingan pribadi tapi demi kepentingan yang lebih luas lagi. Untuk kepentingan nusa, bangsa, dan negara.

Partisipasi Di Berbagai Kegiatan untuk Mewujudkan Prestasi Diri Bagi Kemajuan Bangsa | PPKN Bab 4.Kls XII

Partisipasi Di Berbagai Kegiatan untuk Mewujudkan Prestasi Diri Bagi Kemajuan Bangsa | PPKN Bab 4.Kls XII

Partisipasi Di Berbagai Kegiatan untuk Mewujudkan Prestasi Diri Bagi Kemajuan Bangsa
        Partisipasi Di Berbagai Kegiatan untuk Mewujudkan Prestasi Diri Bagi Kemajuan Bangsa  tidak terlepas dari peran serta dalam berbagai kegiatan untuk mewujudkan kecerdasan diri sesuai kemampuan demi keunggulan bangsa.
      Ciri-ciri kreativitas dapat dilihat dariseseorang yang memiliki :
1. Rasa ingin tahu (sense of curiosity)
2. Kebutuhan untuk berprestasi (need of achievement)
3. Dapat beradaptasi (adaptable) dan
4. Memiliki kemampuan untuk menempuh resiko
       Prestasi diri merupakan perwujudan dari bakatdan kemampuan, dan akan optimal jika dikembangkanmelalui pendidikan dan pelatihan. Dalam kaitannyadengan anak berbakat dinamakan anak lantip, Gardnermemiliki pandangan yang berbeda, ia menyatakan bahwa “keberbakatan” manusia bukanlah berdasarkan skor tesstandar semata, namun sebagai:
1. Kemampuan untuk menyelesaikan masalah yang terjadidalam kehidupan manusia.
2. Kemampuan untuk menghasilkan persoalan-persoalanbaru untuk diselesaikan.
3. Kemampuan untuk menciptakan sesuatu ataumenawarkan jasa yang akan menimbulkan penghargaandalam budaya seseorang.

     Anak berbakat (anak lantip) dibedakan darianak jenius. Anak jenius disebut juga anak berbakattaraf sangat tinggi (highly gifted) yang sangatjarang ditemukan sedangkan anakberbakat banyak ditemukan di sekolah-sekolah. Ada lima macam keberbakatan,yaitu :

1. Keberbakatan intelektual
2. Keberbakatanakademik
3. Keberbakatankreatif
4. Keberbakatan kepemimpinandan sosial, dan
5. Keber-bakatan seni.

Analisis dari Bloom tentang lantippada Peserta Olympiade Science, bahwa :
ü Pertama, memiliki kemampuan luarbiasa tinggi untuk mencurahkan sejumlahbesar waktu dan usaha untuk mencapaisuatu standar yang tinggi. Karakteristikini telah ada pada usia 5 atau 8 tahundan menjadi semakin bertambah setelahorang-orang tersebut menerima pengajaranbeberapa tahun.
ü Kedua, memiliki sifat kompetitif dengan teman sebayadalam bidang talent tersebut dan memiliki kebulatan tekaduntuk melakukan yang terbaik.
ü Ketiga, memiliki kemampuan belajar secara cepattentang teknik-teknik baru, ide-ide, dan proses dalambidang talent tersebut. Karakteristik lantip menurut Kitano dan Kirbymemiliki ciri-ciri sebagai berikut:
· fisik yang menarik dan rapi dalam penampilan;
· diterima oleh mayoritas dari teman-teman sebaya danorang dewasa;
• keterlibatan dalam beberapa kegiatan sosial, merekamemberikan sumbangan positif dan konstruktif;
• kecenderungan dipandang sebagai juru pemisah dalampertengkaran dan pengambil kebijakan oleh teman sebayanya;
• memiliki kepercayaan tentang kesamaan derajat semuaorang (egalitarian) dan jujur;
• perilakunya tidak defensif dan memiliki tenggang rasa;
• bebas dari tekanan emosi dan mampu mengontrolekspresi emosional sehingga relevan dengan situasi;
• mampu mempertahankan hubungan abadi denganteman sebaya dan orang dewasa;
• mampu merangsang perilakuproduktif bagi orang lain;
• memiliki kapasitas yang luarbiasa untuk menanggulangisituasi sosial dengan cerdas,humor, dan pemahaman.

        Karakteristik di atas biasanyadimiliki oleh mereka yangtelah berprestasi. Prestasi akanmencapai hasil yang bagus jikadalam situasi dan kondisi saat kesempatan pengembangan bakat (lantip) dipenuhi. Hal ini bisa diperoleh dari guruyang memberikan peluang kepada siswa untuk berkembangpotensinya secara optimal. Kepribadian guru dapatmembantu siswa untuk berprestasi antara lain :
1. Bersikap terbuka terhadap hal-hal baru
2. Peka terhadap perkembangan anak baik secara fisikmaupun psikis
3. Mempunyai pertimbangan luas dan dalam
4. Penuh pengertian
5. Mempunyai sifat toleransi
6. Mempunyai kreativitas yang tinggi
7. Bersikap ingin tahu

        Selain memiliki kepribadian, gurujuga harus memiliki hubungan sosialdengan siswa yang dapat mendorongtimbulnya prestasi yaitu suka dan pandaibergaul dengan anak berbakat sertamemahami kesulitan yang dihadapi anaktersebut. Selain itu guru diharapkandapat menyesuaikan diri dan mudahbergaul serta mampu memahami dengancepat tingkah laku anak berbakat tersebut.Untuk anak berbakat memang harus ada perhatiankhusus dari guru karena kadang-kadang mereka bertindakberbeda dengan teman lainnya. Misalnya bertanya secarakritis, meminta perhatian lebih bahkan terkadang sepertimelawan guru. Untuk itu kebesaran hati dari guru untuktidak bertindak negatif, tetapi malah lebih memperhatikanmereka sehingga dapat memperlihatkan bakatnya.Selain guru, peran orangtua juga tidak kalah pentingnyadalam mengembangkan potensi diri yang dimilikianak untuk menjadi prestasi diri sesuai kemampuannya.Meskipun hak utama pengajaran yang utama ada di tanganorangtua, tetapi alangkah baiknya jika orangtua tidak memaksakankehendak kepada anaknya untuk menjadi apakelak. Orangtua seharusnya bersikap demokratis dalamarti menyerahkan kepada anak mau menjadi apa kelak,tetapi tetap di sampingnya untuk selalu mendampingidan mengingatkannya jika mereka salah. Orangtua selalumemberikan fasilitas, doa dan dorongan demi keberhasilananaknya.Peran masyarakat juga tidak kalah pentingnya,karena bagaimanapun hebatnya seseorang berprestasijika tidak dapat dirasakan manfaatnya secara langsungmaupun tidak langsung oleh masyarakat tentu tidak bermakna.Berbeda jika hasil prestasi dirinya dapat dirasakanmasyarakat tentu akan lebih bermakna, seperti prestasiTim bulutangkis Indonesia, kemenangan Tim OlimpiadeFisika Indonesia maupun temuan Nutrisi Saputra oleh UsmanHasan Saputra.

        Peran masyarakat juga bisa denganmemberikan dukungan dana dalam suatu prestasi yang dicapaiseseorang, misalnya memberikan bea siswa, hadiah,atau memberikan biaya penelitian sehingga menghasilkansuatu prestasi.Semua merupakan satu kesatuan yang saling berhubungan,seseorang yang punya potensi diri akan mampumenunjukkan prestasi diri dengan motivasi yang kuatdengan dukungan keluarga, guru dan masyarakat. Peranguru bisa diganti oleh pelatih maupun seseorang yang punyakepedulian seperti Yohanes Saputra dalam Tim OlimpiadeFisika Indonesia ataupun Ir Ciputra dalam penelitianNutrisi Saputra oleh Umar Hasan Saputra.Kebutuhan untuk berprestasi terjemahan dari needof achievement sebagaimana dikemukakan John Atkinsondan David Mc Clelland pada tahun 1940-an. Kebutuhanberprestasi atau n-ach tercermin dari perilaku individuyang selalu mengarah pada suatu standar keunggulan.Orang-orang yang mempunyai perilaku seperti inimenyukai tugas-tugas yang menantang, tanggung jawab secara pribadi, dan terbuka untuk umpan balik gunamemperbaiki prestasi inovatif-kreatifnya. Hal inilah yangharus dimiliki oleh seseorang supaya dapat berprestasi,jika dikaitkan dengan teori Maslow maka hal ini dapatdikatakan merupakan kebutuhan aktualisasi diri.Tahap aktualisasi diri menurut Andri Wongsomerupakan proses realisasi potensi diri setelah kita mampumelakukan tindakan-tindakan cepat, berani ambil resiko,dan mampu mengambil pelajaran atas keberhasilan dankegagalan kita. Dalam proses perwujudan ini kita dituntut untuk melakukan segala sesuatunya secara profesional,efektif, dan efisien. Sebab ini sangat berkaitan denganpeluang atau kesempatan yang kita peroleh.Berbagai upaya untuk mencapai prestasi dapatdilakukan dengan cara-cara sebagaimana dikemukakanoleh Sujiyanto yaitu :

1. kreatif dan inovatif
2. tanggung jawab
3. bekerja keras
4. memanfaatkan sumber daya
        Salah satu tugas perkembangan yang harus dikuasairemaja yang berada dalam fase perkembangan masa remajaadalah memiliki keterampilan sosial (social skill) untuk dapat menyesuaikan diri dengan kehidupan sehari-hari.Keterampilan-keterampilan sosial tersebut meliputi:

1. Kemampuan berkomunikasi
2. Menjalin hubungan dengan orang lain
3. Menghargai diri sendiri dan orang lain
4. Mendengarkan pendapat atau keluhan dari orang lain
5. Memberi atau menerima feedback
6. Memberi atau menerima kritik
7. Bertindak sesuai norma dan aturan yang berlaku.

       Apabila keterampilan sosial dapat dikuasai oleh remajapada fase tersebut maka ia akan mampu menyesuaikandiri dengan lingkungan sosialnya. Hal ini berarti pulabahwa sang remaja tersebut mampu mengembangkanaspek psikososial dengan maksimal sehingga dia akandapat berprestasi.Hasil studi Davis dan Forsythe, dalam kehidupanremaja terdapat delapan aspek yang menuntut keterampilansosial (social skill) yaitu:

1. Keluarga
2. Lingkungan
3. Kepribadian
4. Rekreasi
5. Pergaulan dengan lawan jenis
6. Pendidikan/sekolah
7. Persahabatan dan solidaritas kelompok
8. Lapangan Kerja

       Hubungannya dengan prestasi diri maka seorangremaja dalam pengembangan aspek psikososialnya, harusdapat dikembangkan sedemikian rupa sehingga dapatmemberikan kondisi yang kondusif sehingga membuattercapainya prestasi diri. Di bawah ini adalah beberapahal yang dapat berpengaruh bagi pengembangan aspekpsikososial remaja:

1. Keluarga
2. Lingkungan
3. Kepribadian
4. Rekreasi
5. Pergaulan dengan lawan jenis
6. Pendidikan
7. Persahabatan dan solidaritas kelompok
8. Meningkatkan kemampuan penyusuaian diri
PENTINGNYA PRESTASI DIRI BAGI KEUNGGULAN BANGSA

A.  Pengertian Prestasi Diri

Keberhasilan adalah dambaan dan impian setiap orang, baik anak-anak, remaja, dewasa, dan orang tua. Kata keberhasilan identik dengan kata prestasi. Keberhasilan ini tentunya tidak pada ruang lingkup yang sempit, tidak selalu posisi teratas atau number one, melainkan melalui proses pengenalan diri sehingga mengetahui serta menyadari kelebihan dan kelemahan. Setelah itu memanfaatkan kelebihan yang masih terpendam yang berupa potensi menjadi perilaku yang aktual. Hal ini merupakan pekerjaan besar yang membutuhkan kekuatan internal yang luar biasa dan tidak semua orang bisa melakukannya. Orang-orang terkenal, yang berprestasi pada bidangnya ternyata tidak semuanya berpendidikan tinggi. Melainkan melalui proses pengenalan diri yang baik dan mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki. Albert Einstein, ternyata tidak mengenyam pendidikan. Namun berhasil menemukan apa itu quantum.

Setiap manusia apapun profesinya tentu akan mempunyai keinginan untuk berprestasi. Oleh karena dengan berprestasi seseorang akan dapat menilai apakah dirinya sudah berhasil mencapai tujuan hidupnya atau tidak, juga untuk membawa nama baik bangsa dan negara jika memang bisa. Pengertian prestasi yaitu hasil yang telah dicapai, dilakukan, diperoleh atau dikerjakan. Prestasi tiap orang tidak akan sama, ada yang berprestasi dalam hal :

•          melukis

•          berolahraga

•          irama musik

•          cepat menghitung

•          puisi

•          pemimpin

•          menyesuaikan diri

•          tampil menawan

Manakah yang paling bagus prestasinya? Tidak mungkin terjawab, karena masing-masing peristiwa menampilkan “tokoh” yang memiliki kecerdasan dalam bentuk yang berbeda-beda. Prestasi antara orang satu dengan lainnya tentu tidak akan sama, dan seseorang tidak akan mungkin menjadi orang yang sama persis dengan orang yang dikagumi prestasinya. Mengapa demikian ?

Pada hakikatnya manusia adalah individu ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang memiliki potensi diri yang berbeda satu dengan yang lainnya, sehingga prestasi diri setiap orang tentu tidak akan sama. Itu sebabnya para ahli berpendapat bahwa setiap siswa adalah individu yang unik (berbeda satu dengan lainnya).

Sebagai Warga Negara Indonesia yang baik maka setiap orang berusaha berprestasi demi keunggulan bangsa Indonesia tercinta. Tentu sangat membanggakan jika kita dapat berprestasi seperti orang-orang berprestasi yang telah melakukannya, antara lain Taufik Hidayat, Susi Susanti, Ikhsan Juara Indonesia Idol 2006, Usman Hasan Saputra, Hermawan Kertajaya, atau Ir Ciputra, serta masih banyak lagi yang dapat dilihat dan disaksikan sendiri. Semuanya berprestasi sesuai bidangnya masing-masing. Ada yang olah raga, seni, budaya, maupun ilmu pengetahuan sertaenterpreneur (wiraswasta). Mengapa mereka dapat berprestasi di bidangnya, dan mengapa kita tidak atau belum mampu berprestasi seperti mereka ?

Coba kamu perhatikan beberapa pengertian prestasi berikut :

1.      Prestasi adalah perolehan atau hasil yang telah dicapai dari suatu usaha, yang didasarkan pada nilai atau ukuran tertentu.

2.      Prestasi adalah hasil yang dicapai oleh seseorang setelah melakukan usaha dan/ atau pekerjaan.

3.      Prestasi adalah hasil yang diperoleh seseorang dari satu periode ke periode lainnya yang menunjukkan adanya perubahan ke arah kemajuan.

4.      Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, prestasi berarti hasil yang telah dicapai dari apa yang telah dilakukan, dikerjakan dan sebagainya.

Berdasarkan berbagai pengertian tersebut di atas, prestasi dapat dipahami sebagai hasil dari suatu kegiatan atau aktivitas yang dilakukan. Oleh karena itu Prestasi Diri berarti hasil usaha atau kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau pribadi. Seseorang yang melakukan kegiatan dan menghasilkan sesuatu dikatakan berprestasi. Jika hasil itu didapat dari usaha bersama maka dinamakan prestasi kelompok atau prestasi bersama. Dapat pula dikatakan bahwa seseorang dianggap berprestasi, jika dia telah meraih sesuatu dari apa yang telah diusahakannya, baik melalui belajar, bekerja, berolahraga dan sebagainya. Prestasi tersebut merupakan wujud optimalisasi pengembangan potensi diri. Sudah tentu prestasi dapat diraih setelah seseorang mengerahkan daya dan upaya, baik mencakup kemampuan intelektual, emosional, spiritual dan ketahanan diri dalam berbagai bidang kehidupan.

A.     Macam – macam Prestasi  Diri

Prestasi merupakan hasil sebuah usaha yang tidak selamanya identik dengan hasil baik. Misalnya seorang siswa yang mengikuti ujian dan mendapatkan nilai lima, bisa dikatakan memperoleh prestasi buruk atau rendah. Sebuah tim sepakbola yang lebih sering kalah ketimbang menang adalah tim sepak bola yang berprestasi buruk, dan lain-lain. Jadi prestasi dapat berupa hasil yang baik maupun buruk.

Namun pada umumnya kita mengasosiasikan prestasi sebagai hasil baik. Ketika kita mengatakan seseorang berprestasi maka yang kita maksudkan adalah orang tersebut memperoleh hasil atau prestasi yang baik.

Dari penjelasan tersebut, prestasi baiklah yang kita bahas selanjutnya. Sehingga prestasi meliputi berbagai macam bidang antara lain :

1.      Prestasi belajar, yaitu hasil yang didapat dari usaha belajar,

2.      Prestasi kerja, yaitu hasil yang didapat dari bekerja

3.      Prestasi di bidang seni

4.      Prestasi di bidang olah raga

5.      Prestasi di bidang lingkungan hidup

6.      Prestasi di bidang Iptek, dan lain-lain

Pada dasarnya setiap orang memiliki keinginan untuk berprestasi atau memperoleh prestasi. Keinginan mendapatkan prestasi merupakan kebutuhan semua orang. Ciri-ciri orang yang memiliki motivasi atau keinginan berprestasi antara lain :

a.       berorientasi pada masa depan atau cita-citanya

b.      berorientasi pada keberhasilan

c.       berani mengambil resiko

d.      memiliki rasa tanggung jawab

e.       menerima dan menggunakan kritik sebagai umpan balik

f.       kreatif serta mampu mengelola waktu dengan baik

Prestasi seseorang sangat dipengaruhi oleh dua macam faktor yaitu faktor yang berasal dari dalam diri orang itu sendiri dan faktor yang berasal dari luar dirinya.

1.      Faktor dari dalam diri, diantaranya bakat atau potensi, kepandaian atau intelektualitas, minat, kebiasaan, motivasi, pengalaman, kesehatan danemosi.

2.      Faktor dari luar, misalnya keluarga, sekolah, masyarakat, sarana prasarana, fasilitas, gizi dan tempat tinggal.

Kedua jenis faktor tersebut mendukung satu sama lain. Prestasi biasanya akan muncul jika kedua macam faktor di atas terpenuhi secara baik.

Orang yang berprestasi adalah orang yang dianggap sukses dalam bidang tertentu, karena pada kenyataannya ia memiliki kelebihan-kelebihan yang tidak dimiliki oleh orang lain. Konsep diri yang melekat pada orang yang berprestasi adalah konsep diri positif yang mampu menangkap, mengolah dan memberdayakan diri secara rasional dan proporsional serta efektif dan efisien.

B.     Arti Pentingnya Prestasi

Orang yang berprestasi adalah orang yang mendapatkan keberhasilan atas usahanya. Prestasi bukanlah sesuatu yang datang tanpa usaha keras. Jika kita menyimak kisah-kisah perjalanan hidup orang-orang yang berprestasi, kita akan mendapati bahwa mereka bekerja keras untuk mencapai prestasi tersebut. Prestasi seorang siswa diwujudkan dalam perolehan nilai hasil belajar yang baik atau kelulusan dengan nilai yang baik. Para atlet dunia telah mulai mengenal olah ragadan berlatih sejak usia belasan atau bahkan sejak masuk sekolah dasar. Demikian juga ilmuwan-ilmuwan besar merupakan orang-orang yang tekun belajar dan bereksperimen. Diantara ribuan kali eksperimen mungkin ada berkali-kali kegagalan yang tidak membuat mereka putus asa. Kerja keras dan jiwa besar semacam itulah yang akhirnya berbuah prestasi di masa datang.

Orang yang berprestasi meyakini bahwa hasil yang diperoleh sesuai harapan dan keinginannya. Orang yang mendapatkan hasil sesuai harapan berarti memperoleh keberhasilan atau kesuksesan. Semua orang pasti menginginkan harapan, cita-cita dan keinginannya tercapai. Sehingga memperoleh prestasi sesungguhnya merupakan dambaan setiap siswa. Berprestasi tidak hanya akan mengharumkan nama kita tapi juga nama keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Oleh karena itu prestasi mempunyai arti yang sangat penting, antara lain :

1.      Prestasi dapat menjadi indikator ( penanda ) kuantitas dan kualitas yang dicapai dari suatu kegiatan.

2.      Prestasi dapat menjadi pengalaman berharga dan bahan informasi untuk masa depan,

3.      Prestasi dapat menjadi kebanggaan bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat.

4.      Prestasi dapat digunakan untuk mengetahui tingkat kepandaian dan kemampuan seseorang atau sebuah kelompok.

Banyak orang yang menghubungkan prestasi dengan berbagai penghargaan. Namun sesungguhnya penghargaan hanya merupakan simbol pengakuan masyarakat terhadap suatu prestasi. Penghargaan semacam ini bentuknya bermacam-macam, seperti piagam, piala, medali, uang dan lain-lain. Yang paling bermakna bagi seseorang yang berprestasi sebenarnya adalah pengakuan itu sendiri. Yaitu bahwa kerja keras yang dilakukannya selama ini dan hasil yang telah dicapai melalui upaya tersebut ternyata memperoleh pengakuan dari masyarakat.

SOAL LATIHAN dan PEMBAHASAN US PKn

SOAL LATIHAN dan PEMBAHASAN US PKn
I.          Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat!
1.         Norma–norma dalam kehidupan masyarakat sengaja dibuat dengan tujuan ....
a.  Membatasi perilaku-perilaku anggota masyarakat
b.    Untuk menjaga aset-aset yang ada dalam masyarakat
c.    Menjaga kewibawaan dan kehormatan tokoh masyarakat
d.    Menciptakan keamanan dan ketertiban dalam masyarakat
Jawaban: D (jawaban cukup jelas option A, B, C pengecoh jawaban)
2.      Perhatikan sikap dan perilaku seseorang di bawah ini
1)   Menggunakan helm SNI ketika berkendaraan motor
2)   Tidak makan sambil berbicara/ berdiri
3)   Membayar pajak tepat pada waktunya
4)   Berkata–kata dengan baik dan benar
5)   Meminta ijin sebelum masuk ke rumah orang lain
       Perilaku yang mencerminkan patuh terhadap norma kesopanan ditunjukkan oleh .…
       a. 1, 2, dan 3.                                
       b. 1, 3, dan 5        
           c.   2, 4, dan 5
      d..   3, 4, dan 5
Jawaban: C (1 dan 3 = norma hukum)
3.      Setiap warga negara memiliki persamaan  dalam hukum dan pemerintahan, sehingga setiap warga negara dipandang sama dalam hukum, hal ini sesuai dengan UUD 1945 ….
a.    Pasal 27 ayat 1
b.   Pasal 27 ayat 2
c.    Pasal 28
d.   Pasal 29
Jawaban: A (27 ayat 2 tetntang hak mendapat pekerjaan dan hidup layak, pasal 28 hak berserikat dan berkumpul, pasal 29 hak beragama dan beribadah)
4.      Arti penting proklamasi kemerdekaan bagi bangsa Indonesia tersebut di bawah ini, kecuali ....
a.    Negara dapat dengan bebas menentukan tujuan yang dikehendaki
b.   Menentukan nasib bangsa sendiri  sesuai dengan tekad dan semangat bersama
c.    Menjadikan negara Indonesia terpecah belah oleh kekuatan asing
d.   Negara tidak dijajah dan didikte oleh negara lain
Jawaban: C (jawaban cukup)
5.      Perhatikan sikap di bawah ini:
1)      Mengikuti upacara bendera di sekolah dengan terpaksa
2)      Belajar dengan giat jika ditunggu orang tua
3)      Rajin menabung dengan menyisihkan uang jajan
4)      Berprestasi untuk mengharumkan nama bangsa
5)      Mematuhi tata tertib dan peraturan sekolah
6)      Berteman dengan membeda-bedakan suku dan agama
Berdasarkan pernyataan di atas sikap yang menunjukkan setia terhadap proklamasi adalah….
  1. 1, 2, dan 3
  2. 1, 3, dan 4
  3. 3, 4, dan 5
  4. 4, 5, dan 6
Jawaban: C (jawaban cukup jelas)
6.      Hasil sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945 adalah tersebut di bawah ini ....
a.       Penetapan Soekarno dan Moh. Hatta sebagai Presiden dan wapres
b.      Penetapan UUDS 1950 sebagai UUD negara
c.       Pembentukan  12 departemen pemerintahan
d.      Pembentukan  partai-partai politik
 Jawaban: A (B = harusnya UUD 1945, bukan UUDS 1950, C= sidang PPKI kedua)
7.      Seseorang tidak diperbolehkan menganiayai atau melukai orang lain tanpa alasan yang dapat dibenarkan oleh hukum, hal ini disebabkan ….
  1. Setiap orang mempunyai hak yang tidak dapat diganggu oleh orang lain
  2. Setiap orang mempunyai kewajiban yang harus dihormati orang lain
  3. Setiap orang memiliki hak yang dimiliki setelah ia dewasa
  4. Setiap orang mempunyai hak yang melekat secara kodrat
Jawaban: D (jawaban cukup jelas)
8.      Tujuan adanya perlindungan  hak asasi manusia seluruh dunia adalah ….
a.       Menjamin terjaminnya pelaksanaan HAM di seluruh dunia dengan baik
b.      Menjamin seluruh negara untuk dapat melaksnakan  HAM
c.       Memudahkan negara-negara dalam membuat peraturan  HAM        
d.      Menghapuskan tindak kejahatan di dunia
Jawaban: D (jawaban cukup jelas option A, B, C pengecoh jawaban)
9.   Pasal 28 UUD 1945 menjamin hak dan kebebasan warga negara dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara dalam hal ….
a.       Mendapatkan pekerjaan  dan hidup layak
b.      Mendapatkan jaminan untuk bebas beragama dan beribadah
c.       Mengeluarkan pendapat baik secara lisan maupun tulisan    
d.      Mendapatkan persamaan hukum dan pemerintahan
Jawaban: C (penjelasan sama dengan nomor 3)
10.  Perhatikan pernyataan di bawah ini!
1)      Melakukan aksi unjuk rasa pada saat hari besar Agama
2)      Melapor minimal 3X24 jam ke Kepolisian sebelum demonstrasi
3)      Menyampaikan kritik dan pemikiran melalui surat kabar
4)      Menutup jalan utama untuk memprotes kebijakan pemerintah
5)      Melakukan unjuk rasa di tempat-tempat yang tidak dilarang oleh UU
Berdasarkan pernyataan di atas, sikap yang baik dalam menyampaikan pendapat adalah ....
  1. 1, 2, dan 3                       
  2. 2, 3, dan 4           
  3. 2, 3, dan 5       
  4. 3, 4, dan 5
Jawaban: C (nomor 1 dan 4 adalah hal yang dilarang)
11.  Pancasila sebagai kepribadian bangsa artinya ....
  1. Sebagai alat untuk menciptakan kemajuan bangsa Indonesia
  2. Merupakan ciri khas bangsa Indonesia yang membedakan dengan bangsa lain
  3. Sebagai wahana untuk mencapai masyakat yang sejahtera, adil dan makmur
  4. Merupakan wahana unuk menampung pandangan-pandangan ideologi
Jawaban: B (jawaban cukup jelas)
12.  Pancasila dijadikan sebagai dasar negara Indonesia hal ini dikarenakan ....
  1. Pancasila memiliki nilai-nilai luhur seperti dimiliki bangsa Indonesia
  2. Pancasila tidak dimiliki oleh negara lain
  3. Karena disusun sebelum proklamasi bangsa Indonesia
  4. Pancasila diciptakan oleh seorang tokoh  terkenal
Jawaban: A (jawaban cukup jelas)
13.  Perhatikan pernyataan di bawah ini!
1)      Menghormati kebebasan dalam beribadah
2)      Memajukan pergaulan yang berbhinneka tunggal ika
3)      Gemar melakukan kegiatan kemanuisaan
4)      Berani membela kebenaran dan keadilan
5)      Saling menghormati sesama manusia
Pernyataan yang sesuai dengan nilai sila kedua Pancasila yang tepat adalah ….
  1. 1, 2, dan 3                                   
  2. 1, 2, dan 4                                  
  3. 2, 3, dan 4
  4. 3, 4, dan 5
Jawaban: D (1= sesuai sila 1, 2 = sesuai sila 3)
14.  Walaupun seorang anak pemulung, setiap orang berhak untuk mendapatkan pendidikan sampai ke jenjang yang tertinggi, hal ini sesuai dengan sila Pancasila khususnya sila ....
a.       Ketuhanan Yang Maha Esa
b.      Persatuan Indonesia
c.       Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan
d.      Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Jawaban: D (jawaban cukup)
15.  Contoh sikap positif terhadap Pancasila dalam kehidupan berbangsa  bernegara yang paling tepat adalah ....
  1. Mengamalkan dengan baik nilai-nilai Pancasila dalam berbagai aspek kehidupan
  2. Cukup dengan mempelajari niali-nilai yang terkandung dalam Pancasila
  3. Memberikan penafsiran  yang baik terhadap  isi Pancasila
  4. Mencontoh pengamalan Pancasila dalam kehidupan kenegaraan
Jawaban: A (jawaban cukup jelas)
16.     Ada 2 macam kabinet yang kita kenal dalam pemerintahan, yaitu kabinet presidensil dan parlementer, di bawah ini beberapa ciri kabinet tersebut….
1)      Para menteri diangkat oleh perdana menteri
2)      Menteri bertanggungjawab kepada parlemen
3)      Kabinet tidak dapat dibubarkan oleh parlemen
4)      Presiden mengangkat dan menentukan menteri
5)      Menteri-menteri bertanggungjawab kepada presiden
Dari pernyataan di atas yang merupakan ciri kabinet presidensil adalah….
  1. 1, 2, dan 3                              
b.      2, 3, dan 4               
c.       2, 3, dan 5            
d.      3, 4, dan 5
Jawaban: D (kabinet parlementer, para menteri bertanggugjawab kepada parlemen)
17.  Perhatikan tabel di bawah ini!
Pernyataan yang benar UUD beserta masa berlakunya adalah:

UUD 1945
KONSTITUSI RIS
UUDS 1950
UUD  1945
A
17-8-1945 s.d. 27-12-1949
27-12-1949 s.d.17-8-1950
17-8-1950 s.d. 5-7-1959
5-7-1959 s.d. sekarang
B
17-8-1945 s.d. 29-12-1949
29-12-1949 s.d.17-8-1950
17-8-1950 s.d. 5-7-1959
5-7-1959 s.d. sekarang
C
18-8-1945 s.d. 27-12-1949
27-12-1949 s.d.17-8-1950
17-8-1950 s.d. 5-7-1959
5-7-1959 s.d. sekarang
D
18-8-1945 s.d. 27-12-1949
27-12-1949 s.d.17-9-1950
17-9-1950 s.d. 5-7-1959
5-7-1959 s.d. sekarang
Jawaban: C (karena UUD ditetapkan tanggal 18 Agustus, bukan tanggal 17 Agustus, Option D = salah karena KRIS berlaku sampai 17 Agustus, bukan 17 September 1950)
18.     Perhatikan peraturan perundangan berikut ini:
1)      Peraturan Daerah
2)      UUD 1945
3)      Peraturan Pemerintah
4)      Peraturan Presiden
5)      UU/ Perpu
Dari pernyataan di atas urutan yang tepat perundang-undangan RI menurut UU no. 10 tahun 2004 ditunjukkan oleh ....
  1. 1, 2, 3, 5, dan 4
  2. 2, 3, 1, 4, dan 5
  3. 2,,5, 3, 4, dan 1
  4. 5, 4, 2, 3, dan 5
Jawaban: C (sesuai dengan hierarkhi yang ada, walaupun sekarang sudah diatur dengan UU nomor 12/ 2011 dengan urutan: UUD 1945, Tap MPR, UU/Perpu, Peraturan Pemerintah, Peraturan Presiden, Perda Provinsi, Perda Kota/Kabupaten)
19.  Demokrasi yang dilaksanakan di Indonesia adalah demokrasi Pancasila, di bawah ini yang merupakan pengertian dari demokrasi Pancasila tersebut di bawah ini, kecuali….
a.       Demokrasi yang mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan
b.      Pelaksanaan demokrasi didasari oleh nilai-nilai Pancasila
c.       Mengutamakan kepentingan pribadi atau golongan
d.      Adanya kesimbangan dalam pelaksanaan hak dan kewajiban
Jawaban: C (jawaban cukup jelas option A, B, D pengertian )
20.  Perhatikan pernyataan di bawah ini!
1)      Adanya kebebasan berserikat dan berkumpul
2)      Dilaksanakan pemilu secara periodik
3)      Adanya lembaga perwakilan rakyat
4)      Terjadinya pergantian pemimpin secara tidak wajar
5)      Adanya tirani minoritas, dan dominasi mayoritas
6)      Pemerintahan dilaksanakan sesuai kehendak pemimpin
Dari pernyataan di atas, yang merupakan ciri umum negara demokrasi adalah ….
  1. 1, 2, dan 3                                             
  2. 1, 3, dan 5 
  3. 2, 4, dan 6                                     
  4. 3, 4, dan 5
Jawaban: A (jawaban cukup)

21.
  Sikap demokratis dalam musyawarah dapat terlihat pada sikap di bawah ini ….
a.       Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain
b.      Mengutamakan kepentingan pribadi dan golongannya
c.       Melaksanakan hasil keputusan dengan terpaksa
d.      Mengemukakan pendapat sesuai dengan kemauannya
Jawaban: A (jawaban cukup jelas)

22.
  Demokrasi dapat dilaksanakan di sekolah antara lain dalam kegiatan di bawah ini….
a.       Pemilihan siswa teladan
b.      Pembentukan pengurus kelas dan OSIS
c.       Melaksanakan upacara dengan tertib dan rapi
d.      Menjaga keamanan dan ketertiban sekolah
Jawaban: B (jawaban cukup jelas option A, B, C pengecoh jawaban)
23.  Salah satu contoh pelaksanaan kedaulatan ke dalam yang dilakukan oleh Indonesia adalah tersebut di bawah ini …. 
a.   Pemerintah membantu korban bencana Tsunami di Jepang
b.
      Presiden memberikan penghargaan kepada para teladan nasional
c.
       Pemerintah mengirimkan duta besar ke negara sahabat
d.
      Pemerintah melakukan kerjasama perdagangan dengan RRC
Jawaban: B (A, C, dan D adalah pelaksanaan kedaulatan keluar)
24.  Lembaga negara RI menurut UUD 1945 hasil amandemen yang salah satu tugasnya adalah menguji peraturan perundangan di bawah UUD 1945 (UU) adalah ….
a.       Komisi Pemberantasan Korupsi
b.      Dewan Perwakilan Daerah
c.       Komisi Pemilihan Umum
d.      Mahkamah Konstitusi
Jawaban: D (jawaban cukup jelas)

25.
  Perhatikan tabel di bawah ini!
Pelaksana kekuasaan legislatif di negara Indonesia ditunjukkan pada .…
A
Presiden dan DPR
B
Presiden dan MA
C
Presiden dan Menteri
D
Presiden dan BPK
Jawaban: A (jawaban cukup jelas)
26.  Unsur terbentuknya negara minimal ada 3 yaitu yang meliputi ..... 
a.       Wilayah, pemerintah, dan daerah 
b.      Penduduk, polisi, dan wilayah 
c.       Penduduk, pemerintah, dan keuangan 
d.      Wilayah, penduduk, dan pemerintah
Jawaban: D (jawaban cukup jelas)
27.  UUD 1945 telah mengatur tentang pembelaan dan pertahanan negara bagi warga negaranya, ketentuan ini terdapat dalam pasal ....
  1. 27 ayat 1 dan pasal 30
  2. 27 ayat 2 dan pasal 30
  3. 27 ayat 3 dan pasal 30
  4. 29 ayat 1 dan pasal 30
Jawaban: C (jawaban cukup jelas seperti di nomor 3)
28.  Sistem pertahanan negara RI yang melibatkan seluruh rakyat dalam pelaksanaannya dikenal dengan nama ....
  1. Sistem pertahanan rakyat biasa
  2. Sistem pertahanan rakyat semesta
  3. Sistem pertahanan rakyat tentara
  4. Sistem pertahanan rakyat tertata
Jawaban: B (jawaban cukup jelas)
29.  Membela negara merupakan hal penting dan dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari, antara lain dalam kehidupan di sekolah seperti ....
a.       Membayar pajak sesuai ketentuan yang berlaku
b.      Mematuhi pertauran dan tata tertib sekolah
c.       Membeli makanan di kantin sekolah
d.      Merayakan ulang tahun kelahiran siswa di sekolah
Jawaban: B (jawaban cukup jelas)
30.  Persatuan dan keutuhan negara senantiasa perlu dijaga karena masih ada pihak-pihak yang menghendaki bangsa Indonesia terpecah belah dan tertinggal, oleh karena itu sikap yang perlu kita kembangkan adalah....
  1. Menjalin persatuan dan kesatuan antar suku bangsa
  2. Membiarkan kegiatan terorisme internasional berkembang
  3. Aliran-aliran sesat dibebaskan untuk menyebarkan ajarannya
  4. Membantu mata-mata asing yang mencari informasi kekuatan negara
Jawaban: A (jawaban cukup jelas)
31.  Bentuk bela negara bagi seorang sebagai warga masyarakat dan warga negara adalah....
a.       Bergaul dengan semua orang di masyarakat
b.      Selalu membayar uang sumbangan RT paling besar
c.       Mengikuti kegiatan siskamling dengan penuh tanggungjawab
d.      Menjaga rumah masing-masing dari bahaya pencurian
Jawaban: C (jawaban cukup jelas)
32. Kewenangan daerah dalam mengatur urusan rumah tangganya sesuai dengan kondisi masing-masing disebut dengan ....
a.       Desentralisasi daerah
b.      Otonomi daerah
c.       Pemerintahan daerah
d.      Pemerintahan pusat
Jawaban: B (jawaban cukup jelas)
33.  Perhatikan pernyataan berikut!
1)      Melaksanakan politik luar negeri
2)      Memilih bupati/ walikota atau gubernur
3)      Memajukan sektor pendidikan
4)      Mengatur masalah moneter dan fiskal
5)      Mengatur penggunaan lahan pertanian
6)      Mengatur masalah agama
Dari data di atas yang menjadi kewenangan pemerintah pusat adalah ....
a.       1, 2, dan 3
b.      1, 4, dan 6
c.       2, 3, dan 5
d.      2, 4, dan 6
Jawaban: B (2, 3, 5 merupakan kewenangan pemerintah daerah)
34.  Otonomi daerah adalah kewenangan daerah dalam mengatur rumah tangganya sesuai dengan peraturan yang berlaku, mengenai otonomi daerah ini diatur dalam ....
a.       Pasal 16 UUD 1945 dan UU no. 30 tahun 2000
b.      Pasal 16 UUD 1945 dan UU no. 30 tahun 2004
c.       Pasal 18 UUD 1945 dan UU no. 32 tahun 2004
d.      Pasal 18 UUD 1945 dan UU no. 34 tahun 2004
Jawaban: C (jawaban cukup jelas)
35.  Tujuan otonomi daerah adalah tersebut di bawah ini, kecuali .....
  1. Meningkatkan kesenjangan antar daerah satu dengan daerah lainnya
  2. Menghindari terjadinya pemusatan kekuasaan
  3. Meningkatkan potensi yang ada di daerah
  4. Mengembangkan kehidupan demokrasi dan keadilan
Jawaban: A (jawaban cukup jelas, B, C, dan D merupakan Tujuan Otonomi Daerah)
36.     Tugas dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dalam kerangka otonomi daerah adalah ....
a.    Mewakili daerahnya di dalam dan luar pengadilan
b.   Menyelenggarakan pemerintahan daerah
c.    Menyusun dan mengajukan RAPBD
d.   Mengadili kepala daerah yang melanggar UU/Perda
Jawaban: C (A dan B = tugas kepala daerah, D= tugas pengadilan/ yudikatif)
37. Salah satu asas otonomi daerah adalah adanya pelimpahan wewenang dari pemerintah pusat kepada gubernur  sebagai wakil pemerintah pusat adalah ....
a.    Desentralisasi       
b.   Sentralisasi
c.    Dekonsentrasi
d.   Tugas Perbantuan
Jawaban: C (jawaban cukup jelas)
38.     Ada beberapa syarat, suatu daerah menjadi sebuah daerah otonom, yang merupakan persyaratan tersebut adalah ....
a.    Syarat adminstratif dengan rekomendasi dari menteri luar negeri
b.   Syarat fisik kewilayahan untuk propinsi minimal memiliki 4 kabupaten
c.    Syarat teknis meliputi pertimbangan dalam bidang ekonomi, sosial budaya, dsb.
d.   Syarat akreditasi dengan persetujuan tokoh dan ahli-ahli daerah
Jawaban: C (jawaban cukup jelas)
39.     Pemilihan kepala daerah (Pilkada) untuk memilih kepala daerah, di mana calon-calon tersebut diajukan atas pengajuan dari....
a.    Partai politik atau gabungan partai politik
b.   Pemerintah daerah
c.    DPRD dan Bupati
d.   DPRD dan Pemda
Jawaban: A (jawaban cukup jelas)
40.     Peran serta masyarakat dalam pembentukan kebijakan publik sangat penting, sebab ....
             a. Akan dapat menghasilkan kebijakan yang sesuai dengan aspirasi pemerintah
             b. Akan dapat menghasilkan kebijakan yang sesuai dengan aspirasi rakyat
             c. Akan dapat menghasilkan kebijakan yang sesuai dengan aspirasi pejabat 
                      d.  Akan dapat menghasilkan kebijakan yang sesuai dengan masyarakat tertentu
Jawaban: B (jawaban cukup jelas)
41. Globalisasi yang terjadi dewasa ini semakin pesat hal disebabkan adanya faktor utama  pendorong globalisasi antara lain tersebut di bawah ini ....
a.    Perkembangan dunia kesehatan yang semakin canggih 
b.   Perkembangan negara-negara di dunia khususnya negara berkembang 
c.    Perkembangan penduduk yang semakin besar 
d.   Perkembangan ilmu teknologi, komunikasi dan informasi yang cepat 
Jawaban: D (jawaban cukup jelas)

42. Politik luar negeri Indonesia adalah politik luar negeri bebas aktif, ini maksudnya ….
a.  Indonesia bebas memusuhi negara lain dan aktif dalam kegiatan dunia
b.  Indonesia bebas untuk melakukan apa saja secara aktif
c.  Indonesia bebas untuk tidak bersahabat dengan negara lain
d.  Indonesia tidak terikat oleh blok tertentu dan aktif dalam upaya perdamaian dunia
Jawaban: D (jawaban cukup jelas)
43.        Nilai budaya asing yang dapat kita contoh untuk kemajuan bangsa dalam era globalisasi adalah ....
a.       Menghargai ilmu, disiplin, kerja keras, dan taat peraturan
b.      Disiplin, kerja keras, kurang menghargai waktu, dan tertib
c.       Tertib, menghargai ilmu, hidup boros, dan kreatif
d.      Kreatif, inovatif, tertib dan konsumtif 
Jawaban: A (jawaban cukup jelas)
44.  Perhatikan sifat-sifat di bawah ini :    
1)      Tidak takut untuk gagal
2)      Disiplin
3)      Bekerja mengharap imbalan
4)      Pemurung
5)      Bertanggungjawab
6)      Kreatif
Dari pernyataan di atas yang termasuk ciri-ciri orang yang berprestasi adalah ….
a.       1, 2, 3, dan 5
b.      1, 2, 5, dan 6
c.       2, 3, 4, dan 6
d.      3, 4, 5, dan 6
Jawaban: B (jawaban cukup jelas)
45. Bangsa Indonesia seperti halnya bangsa-bangsa lain di dunia memiliki keunggulan, yang termasuk keunggulan bangsa Indonesia adalah
a.       Termasuk dalam 8 negara besar yang memiliki kemajuan dalam bidang ekonomi
b.      Negara di dunia yang damai dengan jumlah penduduk terbesar yang mayoritas muslim
c.       Negara yang memiliki kecanggihan dalam teknologi persenjataan
d.      Negara yang memiliki pendapatan perkapita di atas 25.000 dolar AS per tahun.
Jawaban: B (jawaban cukup jelas option A, B, C pengecoh jawaban)
46. Contoh putra bangsa Indonesia yang telah berprestasi di tingkat internasional
       i. Taufik Hidayat
       ii. Rudi Hartono
       iii. Chris Jhon
       iv. Evan Dimas
       v. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir 
       Berdasarkan data di atas yang berprestasi dalam Olah Raga Bulu Tangkis adalah ....
       a. i, ii, dan iii
       b. i, ii, dan iv
       c. i, ii dan v
       d. ii, iii, dan v
       Jawaban C, karena Chris John Olah raga Tiju dan Evan Dimas Sepak Bola

47. Pemilu 2014 pada bulan April bertujuan untuk memilih....
      a. Anggota DPRD, DPR dan DPD
      b. Anggota DPR dan Presiden
      c. Anggota DPRD dan Kepala Daerah (gubernur atau Bupati)
      d. Anggota DPR dan DPD
      Jawaban A, karena tujuan pemilu bulan April untuk memilih anggota DPRD, DPR dan DPD, atau disebut pemilihan legislatif, pemilihan Presiden pada bulan Juli yang akan datang

48. Hal-hal di bawah ini yang mempercepat laju globalisasi di dunia, kecuali.....
      a. Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
      b. Perkembangan yang pesat bidang transportasi
      c. Mobilitas pendduduk dunia yang tinggi
      d. Kuatnya suatu masyarakat memegang adat dan tradisi lama.
      Jawaban D, masyarakat yang memegang tradisi lama dengan kuat akan lebih lambat menerima pengaruh globalisasi.

49 . Menurut
UU nomor 12/ 2011tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, maka perundangan yang paling bawah adalah....
       a. UUD 1945
       b. UU
       c. Peraturan Pemerintah
       d. Peraturan Daerah (Perda)
      Jawaban; D

50. Norma yang bersifat paling tegas dan nyata dalam kehidupan masyarakat adalah......
      a. Norma Agama
      b. Norma Hukum
      c. Norma Susila
      d. Norma Kesopanan
     Jawaban: B (Norma Hukum)